Review : Lo han Kuo Infusion

Apa itu Lo Han Kuo?? apanya ikan lohan?? oke ini garing ... byee ...

Jadi Lo Han Kuo itu salah satu jenis buah yang tumbuh di daratan Tiongkok sana, dan konon kaya dengan manfaat. Lo Han Kuo disebut juga dengan nama "Monk Fruit" atau buah biksu mungkin karena sifatnya yang mendinginkan, meredakan dan banyak manfaat itu tadi. Beberapa manfaat dari lo han kuo yang terkenal adalah sebagai : obat batuk, panas dalam, meningkatkan imun tubuh.

Jadi suatu hari ... ya kemarin sih tepatnya, Seruni batuk-batuk dan cukup mengganggu tidurnya saat malam, jadi gak nyenyak dan rewel. Berbekal ingatan ... sepertinya sepintas saya ingat merk obat batuk Komix mengeluarkan seri dengan bahan Lo Han Kuo, jadi tengah malam setelah meninabobokan Seruni kembali, saya browsing deh tentang lo han kuo ini, dan ternyata ada sejembreng fakta tentang buah ini. Oke paginya saya bertekad untuk membeli Lo Han Kuo kering sebagai salah satu ikhtiar meredakan batuk Seruni.

Di apotik sekitaran rumah ternyata saya cukup kesulitan mendapatkan Lo Han Kuo kering ini, karena kebanyakan mereka menjual Komix dengan Lo Han Kuo yang saya baca dari bahan pembuatnya : Lo Han Kuo, Pelargonium dan Madu ... ehm nampaknya ini terdiri dari bahan alami juga, tapi karen saya ingin fokus ke Lo Han Kuo saja tanpa tambahan lain, maka saya mencoba mencari di tempat lain, daaaaan ... malah saya temukan di mini market franchise-an ... tapi jangan nyari di rak obat ya, karena gak bakal nemu adanya di rak minuman-minuman seperti kopi bubuk dan teh ... ya sekitaran situ dengan harga kisaran + 30ribu.

Sesampainya di rumah saya pamerkan kotakan Lo Han Kuo ke Seruni dan dia cukup tertarik, terbukti dengan kerdus produk yang sudah acak-acakan dan isi yang berantakan karena dia kira itu snack 😅. Satu kardus Lo Han Kuo ini berisi 12 kotak kecil yang dikemas satuan, dengan dosis sekali minum per kotak dengan di seduh 100ml air (petunjuknya begitu). Saya hanya gunakan setengah kotak kecil saja untuk Seruni diseduh dengan 100ml air hangat hingga larut. Rasanya?? Manis, manis-manis yang gak serupa dengan manis dari gula tebu. Awalnya Seruni minum dengan semangat setengah gelas lanjutnya dia sudah menolah "Enggak mau, pait buk ... pait" jadi sisanya masuk ke perut saya. Larutan ini kami minum malam hari sebelum tidur dengan harapan Seruni bisa tidur dengan nyenyak ... ya namanya percobaan pertama malam harinya dia tetap terbangun dan batuk-batuk kecil tapi tidak separah malam-malam sebelumnya, berkurang cukup banyak dan paginya dahaknya mulai keluar.

Jadi menurut saya produk ini cukup menjanjikan, dengan proses yang perlahan namun membuat saya lebih merasa "wajar" karena ini bukan obat, dan saya berniat untuk meneruskan konsumsi Lo Han Kuo ini hingga membaik. Semoga membantu.

_XOXO_

Comments

Popular posts from this blog

Review : MUA Khadijah Azzahra

Kehamilan ke-dua : Mengunjungi Rumah Bidan Rina di Malang